Minggu, 27 Mei 2018

DKD Kebumen Mendorong Terbentuknya Paguyuban Tosan Aji Kebumen

Berawal dari kegelisahan dan keprihatinan bersama terhadap semakin rendahnya kepedulian serta apresiasi masyarakat Kebumen terhadap tosan aji yang ada di Kebumen. Dewan Kesenian Daerah Kebumen (DKD) bersama paguyuban budaya dan spiritual Bolosewu menggagas pembentukan komunitas tosan aji di Kabupaten Kebumen.
Ketua Umum DKD Kebumen Pekik Sat Siswonirmolo pada acara dialog pencetusan pembentukan Komunitas Tosan Aji Kebumen
Rencana tersebut tercetus saat dialog yang digelar di Rumah Budaya Bumi Bimasakti Kebumen, Minggu (23/07/2017) pagi. Dialog tosan aji tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DKD Kebumen Pekik Sat Siswonirmolo dan sejumlah tokoh dari berbagai macam latar belakang, mulai dari budayawan, legislator hingga pemerhati tosan aji Kebumen.
Menurut Ki Setyo Budi, salah satu budayawan Kebumen menuturkan bahwa Kabupaten Kebumen kini masih banyak menyimpan benda-benda pusaka yang tersebar di beberapa tempat.
Kebumen masih banyak memiliki benda pusaka, terutama di wilayah pesisir selatan, namun sayang, banyak yang secara fisik kurang terawat sehingga perlu adanya fasilitasi  bagi para pemilik tosan aji untuk melakukan perawatan dan penyimpanan terhadap tosan aji tersebut,” ungkap Setyo.
Dalam kesempatan yang sama Zaeni Miftah, salah satu legislator Kebumen yang hadir dalam dialog tosan aji tersebut mengutarakan, keberadaan tosan aji yang terawat dengan baik, nantinya akan dapat mendorong edukasi bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat Kebumen. 
Adanya komunitas tosan aji akan dapat meningkatkan apresiasi dan meluruskan persepsi keliru sebagian masyarakat terhadap tosan aji.
Perlu dibangun persepsi bersama mengenai tosan aji yg tidak bertentangan dengan akidah, namun tetap menempatkan tosan aji sebagai masterpiece budaya luhur yang perlu dirawat dan dijaga.

Pameran Seni Rupa di Rumah Budaya Bumi Bimasakti

Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad berkenan hadir membuka Pameran Seni Rupa yang berlangsung di di Rumah Budaya Bumi Bimasakti di Jalan Masjid 2 Nomor 19 Kauman Kebumen, Selasa (02/05/2017).


Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad saat memberikan sambutan pada pembukaan Pameran Seni Rupa Bangga Kebumen di Rumah Budaya Bumi Bimasakti Kauman Kebumen.
Pameran seni rupa “Bangga Kebumen” tersebut merupakan langkah awal para perupa Kebumen untuk berkonsolidasi dan ikut berkiprah dalam pembangunan di Kebumen, yang diselenggarakan Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen bekerja sama dengan Paguyuban Budaya dan Spiritual Cakra Buana.
Pameran diikuti perupa dengan beragam latar belakang pendidikan. Ada karya anak-anak SD, kerajinan tangan, lukisan cat minyak, sketsa, batik Kebumen, seni rupa logam sampai lukisan dengan cangkang telur. Kerajinan khas Kebumen juga ikut dipamerkan seperti beragam akik, kerajinan dari biji jenitri serta perangkat makan-minum dari batok kelapa. Bahkan pada saat pembukaan dimeriahkan juga dengan permainan sulap melukis dengan api dan keris berkepala bebek.
Dalam sambutannya Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan Kebumen atas kegiatan tersebut.
Fuad mengungkapkan, dirinya sangat bangga dan mendukung kreativitas dari para pelaku seni di Kabupaten Kebumen. Karena mereka terus mendedikasikan dirinya untuk melestarikan sekaligus mewarnai seni budaya di Kebumen.

Kita sangat mengapresiasi kreativitas dari para seniman dan budayawan di Kebumen meskipun dengan masih banyaknya kekurangan fasilitas pendukung dari pemerintah, namun tidak menyurutkan semangat kreativitas para pelaku seni, papar Yahya Fuad.
Yahya Fuad berharap agar para seniman dan budayawan Kebumen bisa lebih bersinergi lagi dengan pemerintah kabupaten Kebumen dalam rangka meningkatkan sisi budaya dan pariwisata. 
Kami harap para seniman dan budayawan di Kebumen, kedepan akan semakin bersinergi lagi dengan pemrintahan dalam rangka memajukan pariwisata Kebumen melalui sektor budaya dan kesenian, karena sektor budaya dan kesenian mempunyai peran penting dalam memajukan sektor pariwisata.

Yahya Fuad juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada  Rumah Budaya Bumi Bimasakti yang pada kesempatan kali ini tengah menggelar pameran seni rupa dalam upaya memperkenalkan budaya seni  rupa kepada masyarakat Kebumen dan dunia luar.